Kamis, 20 Oktober 2011

Tips Menghilangkan Sifat Kekanak-Kanakan


Semakin bertambahnya usia seseorang, sifat kekanak-kanakan sudah seharusnya hilang dan berubah menjadi kedewasaan. Namun, sifat kekanak-kanakan ini terkadang masih saja melekat pada pribadi seseorang walaupun usianya sudah terbilang tua. Sifat kekanak-kanakan ini terkadang bisa membuat orang-orang disekitar Anda merasa risih dan juga sebal dengan kelakuan Anda. Sifat kekanak-kanakan sangat wajar jika dimiliki orang anak kecil atau seseorang yang masih diusia belia dan remaja. Namun, jika sifat kekanak-kanakan ini masih melekat hingga usia yang sudah mapan akan sangat terlihat aneh.


Untuk menjadi seorang yang dewasa dan melepaskan sifat kekanak-kanakan tidaklah semudah yang dibayangkan. Kita diharuskan untuk menghadapi pengalaman hidup yang manis dan pahit yang dapat memahat sifat kedewasaan kita dan menghilangkan sifat kekanak-kanakan kita. Yang perlu diingat adalah menjadi dewasa bukanlah perkara umur yang tua, melainkan sifat dan pribadi kita yang mencerminkan apakah kita dewasa atau masih kekanakan.


Ciri-ciri orang yang memiliki sifat kekanak-kanakan adalah sebagai berikut :

1.       Sifat manja dan egoismenya sangat tinggi.

2.       Selalu memikirkan diri sendiri.

3.       Tidak bertanggung jawab terhadap sesuatu yang telah dilakukan atau yang sudah menjadi kewajibannya.

4.       Selalu mengeluh tentang sesuatu yang membuatnya repot atau membuatnya tidak nyaman.

5.       Hidup dengan dunia yang diimpikannya dan tidak menyadari dunia disekitarnya.

6.       Selalu berpangku tangan sehingga menjadi benalu bagi teman atau keluarganya.

7.       Mudah marah.

8.       Selalu merasa dirinya sempurna dan tidak mau kalah dengan orang lain.

9.       Sering merasa iri dengan orang lain.

10.   Memiliki impian yang diinginkan tapi malas untuk menggapainya.

11.   Selalu ingin bersenang-senang didalam hidupnya.

12.   Plin-plan dan tidak berpendirian.


Sifat-sifat kekanak-kanakan diatas akan sangat menggangu dan dapat merugikan diri sendiri. Oleh karena itu jika sudah merasa umur bertambah tua, maka hendaklah kita menghilangkan sifat-sifat kekanak-kanakan kita.



Saran dari pengalaman saya untuk menghilangkan sifat kekanak-kanakan adalah sebagai berikut :

1.       Bergaullah dengan seseorang yang memiliki sifat ingin maju dan giat berusaha.

2.       Berusaha untuk bisa memahami dan mengendalikan emosinya. Ini lah yang membedakan orang yang telah dewasa dengan anak kecil. Anak kecil tidak dapat menahan gejolak emosi, jika dia sedih maka dia akan menangis, jika dia marah maka dia akan merajuk.

3.       Bersikaplah klo kita itu sama dengan orang lain dan tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah dan berfikir semua orang mendapatkan sesuatu yang sama.

4.       Bersikap rendah hati namun tidak rendah diri.

5.       Jika memiliki masalah, usahakan untuk mengatasinya sendiri jangan hanya mengeluh dan mengharapkan bantuan kepada orang lain. Ingat !! bukan hanya Anda yang memiliki masalah di dunia ini.

6.       Tanamkan sifat disiplin dalam hal pekerjaan, kehidupan sosial, dll pada diri Anda. Agar Anda terbiasa melakukan sesuatu dengan tepat waktu dan efisiensi.

7.       Berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini juga bertujuan untuk mematangkan pola berpikir Anda dalam menghadapi hidup dan memahami seseorang.

8.       Tumbuhkan rasa empati dan kepekaan sosial untuk membantu orang lain karena Anda adalah bagian dari masyarakat yang wajib untuk menolong anggota masyarakat lain.

9.       Pahami diri Anda dan keinginan yang benar-benar Anda inginkan dan pusatkanlah pemikiran Anda untuk mencapai keinginan yang benar-benar Anda inginkan itu.

10.   Hilangkan sifat yang selalu ingin bersenang-senang dan menghambur-hamburkan uang. Anda harus ingat bahwa hidup Anda panjang dan Anda tidak akan berada di posisi yang enak selamanya.

11.   Bentuklah kepribadian Anda sendiri dan jadilah diri sendiri.

12.   Fokus dalam mengambil keputusan dan berpikir dengan cermat tentang baik atau buruknya pilihan Anda. Jangan terpancing dengan pendapat atau pendirian orang lain karena hal yang telah Anda pilih adalah hal yang akan Anda nikmati dikemudian hari.

13.   Bisa belajar dan memahami arti dari sebuah kegagalan dan sebisa mungkin untuk tidak mengulangi kegagalan tersebut.


Sekian dulu artikel dari saya ^^. Semoga artikel saya ini bisa menjadi masukan dan bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

TERIMA KASIH

33 comments:

Agus mengatakan...

saya justru menyukai masa kanak-kanak. tiap hari bisa dapat duit dari ortu. nggak mau jadi dewasa. hehehe.

JIMMY mengatakan...

to Agus = hahha bukan masalah masanya tapi perilaku dan kepribadiannya itu mas yang perlu kita lepaskan disaat kita sudah dewasa :D

makasih yaa udah mampir

Felix mengatakan...

Dengan dewasa, kita akan tahu sekitar kita. Thanks untuk artikelnya. I like it. Stay delicious. . . !!

JIMMY mengatakan...

to felix = hehe thanks juga gan udah mampir di artikel saya

Unknown mengatakan...

gue banget

JIMMY mengatakan...

to unknown : hhehhe aminnn

Pakde Zaki mengatakan...

Bagus sekali..
Numpang bookmark..

JIMMY mengatakan...

to pakde zaki = ehe iya pak de silahkan.. thanks udah mampir :D

belogDwi mengatakan...

saya suka artikel ini :)
good

JIMMY mengatakan...

to belogDwi = hehehhe thanks sis... makasih juga udah mampir yaa :D

agusnaufal mengatakan...

artikel yg bagus...
akan saya tempel dkamar sy.
thx...

JIMMY mengatakan...

to agusnaufal = heheh maasih yaaa gan udah mampir

Sugiyarti mengatakan...

Iya ni.. susah banget jadi pribadi yang dewasa ...
Mau nya masih ketergantungan kedua orang tua ,,,
Okee,, maksih yaa.. artikelnya..
i like it..
Ku kan coba tips2 di atas ... :-)

wulandari mengatakan...

like :)

Rosita Septi Dwi Anjani mengatakan...

Emank brpkir dwasa i2 szah bgt,
sapek kdank* orank yg d syank jga krbn keegoisan i2 sndri. . .:-)

miftahul ulum mengatakan...

Kedewasaan ya.............
Penuh dengan rintangan kehidupan dan rela berkorban, tapi di situlah titik serunya hidup ini

Jalani hidup mu mas bro.... dengan penuh gairah

Semangat...!!!!

Fajar harris mengatakan...

kalau aku memang masih SMP, wajar aku masih kecil dan suka cenngen

ken simplify mengatakan...

makasi udah bikin artikel ini. usia 21 tapi kayak 15. :( tanya tips nya ke semua orag di sekitar saya, malah gak da yang ngasih jawaban memuaskan.
untung nemu artikel ini :)

DeathSquad(anggit) mengatakan...

Wah.. Artikel nya bagus banget mas .. Jujur untuk jadi dewasa tuh susah banget sih tapi gw coba deh tips di atas .. Oiya sama mau tanya mas admin.. Kalo cara ngilangin sikap Rese gimana? Soal nya kata temen cewe gw tuh rese mohon di jawab mas admin hehe

"_KECAKAPAN KU_" mengatakan...

umb,,, memang sekarang q lagi menjalani proses yang ingin berubah ,,

ayu widiani mengatakan...

aku pengen banget jadi dewasa,kren bgt artikelnya,makasih artikel ini memberi masukan u saya!!!!

andika rival mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
stay ningsih mengatakan...

saya ingin berubah menjadi orang yang bersifat dewasa,bukan kanak-kanak,caranya gmna?

indrayani erlina mengatakan...

aku pngen bgt loh belajar dewasa, tapi kok susah ya ...

emiltraxer eli mengatakan...

ternyata berubah dewasa tak semudah yang ku bayangkan selama ini..saya kira saya sudah dewasa,ternyta pemikiran saya selama ini keliru. :(

Galuh wigatiasari mengatakan...

cukup membantu, trimakaih

suseni minh mengatakan...

sy mempunyai trauma masa lalu, salah satu yg membuat sikap saya mirip seperti hal2 diatas adalah ketika saya merasa kecewa dg apa yg berikan mendapat balasan tidak seperti yg saya harapkan

Rreeremin jung mengatakan...

Kenapa yg kanak2'an sifat aku semua yahhh.. Harus di rubah Nihh!! Thank's atas artikelnyaa

Faizal Kopites mengatakan...

Di bilang pacar masih kekanak kanakan huft :(

Fajar Valentine mengatakan...

kenapa yah cowwo gk bisa nerimain kita manja :( kaya pacar aqu :( menerima dgn ada apa nya :(

Nabila azmi mengatakan...

makasih atas infonya...:)

waluya jaya mengatakan...

jika ingin merubah sifat kekanak kanakan orang lain bagaimana ???

hayyum puspita mengatakan...

Bagus (y)

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates