Jumat, 14 Oktober 2011

Sejarah Kata “Lo” dan “Gue”


Kata “Lo” dan “Gue” emang merupakan kata yang sudah sangat lama digunakan oleh masyarakat di Indonesia khususnya di Jakarta. Kedua kata ini sangat populer digunakan oleh masyarakat sejak tahun 70-an sampai saat ini. Kata “Lo” yang berarti kamu dan “Gue” yang artinya saya atau aku, sering digunakan karena terkesan simple dan santai untuk orang yang sebaya. Tapi kata “Lo” dan “Gue” ini akan sangat tidak sopan digunakan untuk berkomunikasi dengan orang yang lebih tua dari kita. Dan dari pengalaman saya, kata “Lo” dan “Gue” ini mulai eksis digunakan oleh warga Malaysia dan Singapura. Ya mungkin disebarkan sama TKI-TKI yang kerja disana !!!

Pada mulanya sih saya kira kedua kata ini merupakan bahasa asli dari suku Betawi, karena kedua kata ini banyak di gunakan oleh masyarakat Betawi dan menyebar ke seluruh masyarakat yang tinggal di Jakarta bahkan keluar negeri. Karena saya sangat tertarik oleh asal-muasal kedua kata ini, mulailah saya mencari informasinya. Dan yang bikin saya kaget, ternyata kedua kata ini merupakan kata-kata yang berasal dari China. Kedua kata ini juga sudah dipergunakan sejak abad ke 16 dimana banyak para pedagang China yang berdatangan ke Indonesia termasuk Jawa dan Jakarta.

Kata “Gue” dan “Lo” ini berasal dari bahasa Mandarin Hokkien yang merupakan bahasa China. Ini merupakan tulisan kata “Gue/Gua” yang berarti “Saya/Aku” menurut bahasa Mandarin Hokkien (),dan yang satu ini adalah tulisan kata “Lo/Lu” yang berarti “Kamu/Anda” menurut bahasa Mandarin Hokkien (). Maksud dari bahasa Mandarin Hokkien adalah bahasa Mandarin yang telah disederhanakan. 

Tapi pertanyaan saya adalah kenapa kok kedua kata ini paling sering digunakan oleh masyarakat Jakarta??? Dan pertanyaan gw terjawab karena pada masa kedatangan China di abad 16, kedua kata ini sangat eksis di setiap daerah di Indonesia. Namun pada masa kolonial Belanda, pusat perdagangan adalah Jakarta dimana para pedagang lebih banyak yang mampir ke pelabuhan Sunda Kelapa pada masa itu, termasuk juga para pedagang China. Tidak hanya itu, para warga China pun banyak yang menetap di Jakarta dan juga mengenalkan tradisi dan bahasa mereka kepada masyarakat Jakarta sampai saat ini. Alasan lain juga karena dari semua daerah di Indonesia, hanya Jakarta lah yang terbuka dengan budaya dan bahasa dari negara lain sehingga bahasa-bahasa dari China, Belanda, dan negara lain cepat berkembang dan terus digunakan sampai saat ini. 

Demikianlah informasi ini saya sampaikan, semoga berguna dan memberi inspirasi bagi pembaca sekalian. Jika ada salah-salah kata dan ada yang kurang tolong di tambahkan.

TERIMA KASIH

10 comments:

al kahfi mengatakan...

masih kunjungan perdana nih,, sob,,ohya follow nya sukses trims ya

Heru Supanji mengatakan...

Wah...baru tahu nih... makasih ya infonya....

pirly_ae.dot.com mengatakan...

nice info. ditunggu kunjungannya sama follow nya

Restiono mengatakan...

Eh, begitu ya ternyata asal muasalnya. :D
Kirain itu bahasa betawi. Hehehe..

joe rocks mengatakan...

kalau kata "loe..gue..end" tu dari mana asalnya bro?

see this world mengatakan...

ahhaha,, ternyata dari china toh ^^

jangan lupa mampir yah

http://see-this-world.blogspot.com/2011/10/menikmati-sate-buntel-pak-kardjan.html

JIMMY mengatakan...

to al kahfi = thanks udah komen yaa fi.. makasih juga dah follow :)

to heru = iya terima kasih juga mas udah komen yaa *thumbup

to pirly = makasih juga udah komen yaa, siap meluncur

to restiono = ternyata bukan dari betawi, gw juga baru tau itu kata dari China hehe

to joe = itu awalnya dari wendy cagur gan hehe

to see this = thanks komennya yaa gann, siap meluncur

writinglover mengatakan...

oh gitu yah, ada contohnya percakapan nya gitu gak? oh ya tadi gue juga baru baca, asal usul kata geek dan nerd disini nih http://goo.gl/vgCK9M

Alwi Wahyoedy mengatakan...

Apa cuma gue yang komen di tahun 2016?

MN Husin mengatakan...

wow, ternya bahasa gaul kita juga made in china

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates