Rabu, 25 Januari 2012

Arti dan Sejarah dari Cosplay Jepang


Bagi Anda yang maniak bergaya harajuku dan maniak terhadap komik asal Jepang, pasti Anda sudah sangat sering melihat dandanan ala Cosplay. Cosplay sendiri sangat diminati di Jepang dan berkembang hingga keluar Jepang termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, para penggemar Cosplay dan dandanan ala Harajuku sangat banyak mulai dari anak kecil hingga dewasa. Namun, apakah kalian tau arti dan sejarah dari Cosplay di Jepang?? Mari kita baca penjelasan dibawah ini :

Cosplay Apa Sih?
 
Semua sudah tahu istilah Cosplay kan? Apa sih Cosplay itu? Hm.. tenang saja tidak berbau P***o kok. Sebenarnya, Cosplay adalah istilah bagi orang yang hobi berkostum ala karakter dalam film animasi, komik (manga) maupun video games. Berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Inggris Costum and Play. Pelakunya biasa disebut Cosplayer. Sebenarnya sih, cosplay bersifat universial, tidak meski melulu karakter dari Jepang. Cuman yang paling populer di Indonesia ya Cosplayer Jepang. Penyebabnya bervariasi, bisa karena dominasi komik (manga) yang kebanyakan didominasi oleh komik Jepang. Bagi penggemar film kartun, Naruto, One Piece dan Bleach adalah alasan utama. Bagi yang gemar bermain musik apakah ada? Oh tentu saja, musik Jepang pun juga tidak kalah bagusnya dengan musik dari negeri Barat.



Jika musik Barat kebanyakan adalah classic atau Rock, musik Jepang mempunyai ciri khas sendiri dengan ritme dan Chord scale yang unik. Contohnya saja JRock yang bisa dibilang band unik. Kembali lagi ke soal Cosplay. Sebenarnya banyak juga Cosplay Barat, namun menurut saya kurang cantik bagus dan sedap dipandang mata. Cosplay Jepang entah kenapa kok kebanyakan hasilnya sangat memuaskan bahkan mendekati kemiripan toko asli dalam manga ataupun film kartun. Mungkin karena si pembuat manga/film kartun itu menggambarkan wajah orang Jepang, jadinya kalo orang jepang yang meniru pasti cocok Bahkan ada seorang wanita Jepang yang memang bekerja sebagai Cosplayer dan pendesain kostum-kostum Cosplay sekaligus modelnya.

Sejarah Cosplay

Sejak paruh kedua tahun 1960-an, penggemar cerita dan film fiksi ilmiah di Amerika Serikat sering mengadakan konfeksi fiksi ilmiah. Peserta konvensi mengenakan kostum seperti yang yang dikenakan tokoh-tokoh film fiksi ilmiah seperti Star Trek. Budaya Amerika Serikat sejak dulu mengenal bentuk-bentuk pesta topeng (masquerade) seperti dalam perayaan Halloween dan Paskah.

Tradisi penyelenggaraan konvensi fiksi ilmiah sampai ke Jepang pada dekade 1970-an dalam bentuk acara peragaan kostum (costume show).[2] Di Jepang, peragaan “cosplay” pertama kali dilangsungkan tahun 1978 di Ashinoko, Prefektur Kanagawa dalam bentuk pesta topeng konvensi fiksi ilmiah Nihon SF Taikai ke-17. Kritikus fiksi ilmiah Mari Kotani menghadiri konvensi dengan mengenakan kostum seperti tokoh dalam gambar sampul cerita A Fighting Man of Mars karya Edgar Rice Burroughs. Tidak hanya Mari Kotani menghadiri Nihon SF Taikai sambil ber-cosplay. Direktur perusahaan animasi Gainax, Yasuhiro Takeda memakai kostum tokoh Star Wars 2.

Pada waktu itu, peserta konvensi menyangka Mari Kotani mengenakan kostum tokoh manga Triton of the Sea karya Osamu Tezuka. Kotani sendiri tidak berusaha keras membantahnya, sehingga media massa sering menulis kostum Triton of the Sea sebagai kostum cosplay pertama yang dikenakan di Jepang. Selanjutnya, kontes cosplay dijadikan acara tetap sejak Nihon SF Taikai ke-19 tahun 1980. Peserta mengenakan kostum Superman, Atom Boy, serta tokoh dalam Toki o Kakeru Shoujo dan film Virus.[3] Selain di Comic Market, acara cosplay menjadi semakin sering diadakan dalam acara pameran d?jinshi dan pertemuan penggemar fiksi ilmiah di Jepang.



Majalah anime di Jepang sedikit demi sedikit mulai memuat berita tentang acara cosplay di pameran dan penjualan terbitan doujinshi. Liputan besar-besaran pertama kali dilakukan majalah Fanroad edisi perdana bulan Agustus 1980. Edisi tersebut memuat berita khusus tentang munculnya kelompok anak muda yang disebut “Tominoko-zoku” ber-cosplay di kawasan Harajuku dengan mengenakan kostum baju bergerak Gundam. Kelompok “Tominoko-zoku” dikabarkan muncul sebagai tandingan bagi Takenoko-zoku (kelompok anak muda berpakaian aneh yang waktu itu meramaikan kawasan Harajuku). Istilah “Tominoko-zoku” diambil dari nama sutradara film animasi Gundam, Yoshiyuki Tomino, dan sekaligus merupakan parodi dari istilah Takenoko-zoku. Foto peserta cosplay yang menari-nari sambil mengenakan kostum robot Gundam juga ikut dimuat. Walaupun sebenarnya artikel tentang Tominoko-zoku hanya dimaksudkan untuk mencari sensasi, artikel tersebut berhasil menjadikan “cosplay” sebagai istilah umum di kalangan penggemar anime.




Sebelum istilah cosplay digunakan oleh media massa elektronik, asisten penyiar Minky Yasu sudah sering melakukan cosplay. Kostum tokoh Minky Momo sering dikenakan Minky Yasu dalam acara temu darat mami no RADI-karu communication yang disiarkan antara lain oleh Radio T?kai sejak tahun 1984. Selanjutnya, acara radio yang sama mulai mengadakan kontes cosplay. Dari tahun 1989 hingga 1995, di tv asahi ditayangkan ranking kostum cosplay yang sedang populer dalam acara Hanakin Data Land.

Sekitar tahun 1985, hobi cosplay semakin meluas di Jepang karena cosplay telah menjadi sesuatu hal yang mudah dilakukan. Pada waktu itu kebetulan tokoh Kapten Tsubasa sedang populer, dan hanya dengan kaus T-shirt pemain bola Kapten Tsubasa, orang sudah bisa “ber-cosplay“. Kegiatan cosplay dikabarkan mulai menjadi kegiatan berkelompok sejak tahun 1986. Sejak itu pula mulai bermunculan fotografer amatir (disebut kamera-koz?) yang senang memotret kegiatan cosplay.

Begitulah kira-kira arti dan sejarah cosplay dari beberapa artikel yang saya baca dimajalah. Sampai sini dulu deh artikel saya kali ini. Semoga artikel saya ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Saya mohon maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan kata.

TERIMA KASIH

12 comments:

jimmy63 mengatakan...

keren2 yaa kostum sama dandanannya cosplay..
kyknya dijepang cosplay udah jadi tradisi yang gak bisa hilang deh

Dedi Irawan mengatakan...

emang keren2 sih tokoh anime Jepang
udah ane folback gan ...

JIMMY mengatakan...

to jimmy63 = yap cosplay sekrang udah jadi bagian dr budaya jepang kyknya

JIMMY mengatakan...

to dedi irawan = hhehe bener gan..
btw thanks yaaa

rendy pratama mengatakan...

thanks bos.. jadi makin tambah wawasan nih tentang anime jepang:)

Danny Sihombing mengatakan...

cosplay setan dong, hehehe

kayak di Jakarta ada Nenek Gayung Gentayangan

JIMMY mengatakan...

rendy pratama = sip bos, thanks udah mampir

JIMMY mengatakan...

danny sihombing = cosplay setan mah itu halloween bang heheh

ciptanirmala mengatakan...

puas banget sama bahasan blogmu tentang cosplay... kalo kamu cosplay biasanya jadi apa? khan enak tuh udah punya tampang putih banget, hehe... oya aku lagi bahas cosplay juga, follow nd komen balik yaaa...

JIMMY mengatakan...

to ciptanirmala = paling suka sih sama karakter yg pakaiannya sama dandanannya gak terlalu ribet hehhe, wakti itu pernah jadi gaara, neji hyuga, kakaknya inuyasha hehhe

Karuni Sutengsu mengatakan...

Hay2 ,.. kok kak Hima muncul disini siih??
Hehehhe saya juga mau ngepos soal cosplay,..
Ijin2 cari info ya :)

Follow blog saya juga

http://negeriuntukkaruni.blogspot.com/

udh saya follow blogmu :)
trimakasi atas infonya yah :)

Prince Frog mengatakan...

http://www.japaneselocation.com/

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates